Selasa, 24 Mei 2016
Senin, 21 Maret 2016
Hati
Bagi perempuan, lazimnya masa lalu itu terasa berat utk tidak ditoleh2. Ada saja pemicunya, membuat menoleh
-Tere Liye-
Udah lama nih ga nulis. Selamat datang kembali Hasna :) akhir-akhir ini sedang disibukkan dengan menulis tugas akhir, yaa barangkali dengan nulis blog lagi, kemampuan berfikir akan semakin jernih dan ga stress menghadapi dunia ini hehehe
Kenapa saya pake prolog di atas ? karena mungkin itu yang sekarang saya alami. Jadi ceritanya, saya pingin banget bisa hijrah dengan sebenar-benarnya, ngga setengah-setengah, atau maksudnya itu secara menyeluruh. Ada aja selalu godaan, dimana ketika ingin menjadi seseorang yang lebih baik lagi, dan menjadi pribadi yang selalu ingin belajar, pasti ada Allah uji keseriusan saya. Kadang masih juga suka main-main, niat mau hijrah, tapi males-malesan. Saya juga mengalami fase yang tidak serius, dimana kadang berprinsip 'ga boleh', kadang 'diboleh-bolehin' aja deh. Dosa saya juga semakin banyak, makin menumpuk, Maaf Ya Allah :"'
Seharusnya saya bisa belajar dari masa lalu, ditoleh, tapi jadikan pelajaran untuk terus memperbaiki diri. Ikuti kebiasaan yang masih bagus, tinggalkan yang semestinya harus ditinggalkan. Kadang merasa juga kalau semakin kesini, saya malah makin 'bobrok', alias semakin berantakan. Suka ga tau mau dibawa kemana hidup saya, makin merasa males, makin ga ada tujuan hidup. Tapi saya sekarang belajar, bahwa hijrah itu adalah konsistensi, kepatuhan, istiqomah, dan menjadikannya kebiasaan. Karena apabila lengah, dan tidak bisa menyesuaikan, ulangi lagi dari awal. Ibaratnya nih, saya sudah susah payah membangun, ada saja satu guncangan, kalau saya tidak kuat, saya harus bangun lagi dari awal. Itulah sebabnya untuk tetap patuh, walaupun yang namanya hati, murabbi saya pernah bilang, pasti ada naik turunnya apalagi perempuan yang secara emosi kestabilannya lebih rentan dan mengalami fase yang berbeda-beda.
Allah lah yang Maha Membolak-balikan hati manusia.
Minta sama yang punya hati, agar ketika salah cepat diingatkan, agar ketika lalai cepat bertaubat, agar ketika hati lagi jauh segera didekatkan. Mohon petunjuk yang benar adalah benar, yang salah adalah salah. Karena sebaik-baiknya penolong dan tempat mengadu, adalah Allah SWT.
Semoga saya bisa tetap terus belajar dan memperbaiki diri, menuju hijrah yang sebenar-benarnya, dan istiqomah di jalanNya. Aamiin
Minggu, 22 September 2013
Hai :) selamat belajar :)
Sejujurnya masih ngerasa ngga kuat buat memulainya lagi.. Bahkan, air mata ini rasanya pingin keluar terus.. Memang ini harus disampaikan segera, sebelum itu lebih jauh.. Bukan hanya dada ini yg sesak, tapi bingung mungkin yg dirasa, tapi mungkin apakah akan kuat dengan kebiasaan baru ini ? Harus yaa :) Selamat belajar, belajar untuk berproses sendiri.. Bukan berarti berjalan sendiri, tujuannya tidak sama.. Dibelakang ada cita2 yg mendorong , tekad yg kuat, do'a yg mengiringi, dan kebaikan yg akan dihasilkan, smpe di surga nanti :) Surga yg didapat dengan cara yg baik, jalan yg baik.. Tugas kita hanya memperbaiki diri, dan terus memperbaiki diri, sampai diri ini dirasa pantas dan layak utk dapat hasil dari perjuangan kita selama ini :) 100 unta masih menunggu utk dibeli, dibeli oleh sang pemuda sholeh, jujur, berprilaku baik, utk sang bidadarinya :)
Rabu, 06 Maret 2013
Mereka yang luar biasa
Tidak ingin meminta, karena tidak bisa memberi..
Hanya bisa berusaha, untuk sesuatu yang lebih baik, sesuatu yang akan ku usahakan untuk setidaknya membuat orang lain (mereka) tersenyum..
Berusaha untuk selalu memberikan apa yang terbaik dan yang aku bisa..
Kadang, aku tidak bisa membalas semua yang telah diberikan, sementara aku rasa yang aku berikan hanya 'sedikit'..
Alhamdulillah..
Terimakasih Ya Allah, dengan semua nikmat-nikmat yang tidak terasa ini..
Maaf kan, dengan rasa syukur yang masih sangat kurang..
Terimakasih telah mengirimkan berbagai orang-orang yang dengan kasih sayangnya tulus menyayangi dan mencintai, walau aku tidak pernah tau sebesar apa rasa sayang mereka, tapi aku yakin, mereka Engkau kirimkan dengan maksud agar aku bisa lebih mencintai mereka dengan arti ketulusan yang lebih dulu mereka sampaikan..
Lewat do'a, hanya itu usaha maksimal pembuktian rasa cinta ini, yang bisa disampaikan lewat lantunan-lantunan kepadaNya..
Aku tidak pernah menyesal dilahirkan seperti ini Ya Allah, terimakasih :)
*Teruntuk ibu,ibu,ibu,bapak,mba,tresna,selma,risa,semuakeluarga,sahabat,dancalonimamkuyangsedangdisiapkanAllah(#eeh) :D
Langganan:
Komentar (Atom)